Permainan kuno kebajikan dan keburukan · naik tangga, hindari ular
Juga dikenal sebagai: Moksha Patam, Vaikuntapali, Paramapadam, Gyan Chaupar, Saanp-Seedhi
Salah satu permainan tertua di dunia, lahir di India kuno sebagai Moksha Patam. Lempar dadu, naiki tangga, hindari ular, dan capai kotak ke-100 lebih dulu.
Cara bermain
Pada giliranmu, lempar dadu dan majukan bidak sebanyak angkanya
Mendarat di kaki tangga, langsung naik ke puncaknya
Mendarat di kepala ular, meluncur turun sampai ekornya
Kalau dapat 6, kamu melempar lagi
Capai tepat 100 untuk menang — kalau lebih, kamu memantul balik
Sejarah
Ular Tangga bermula di India kuno sebagai Moksha Patam (juga Gyan Chaupar), sebuah permainan moralitas alih-alih sekadar keberuntungan. Tangga melambangkan kebajikan yang mengangkat pemain menuju pembebasan (moksha), dan ular melambangkan keburukan yang menariknya turun. Ia dikenal secara lokal sebagai Vaikuntapali dalam bahasa Telugu dan Paramapadam dalam bahasa Tamil.
Penjajah Inggris membawa permainan ini pulang pada abad ke-19, dan pada 1943 Milton Bradley menerbitkan versi Amerika sebagai Chutes and Ladders. Setelah dilepas dari simbolisme keagamaannya, ia menjadi salah satu permainan anak paling populer di dunia — lomba sederhana menuju kotak ke-100.
Strategi
Ular Tangga adalah permainan keberuntungan murni — tidak ada langkah untuk dipilih, jadi tak ada strategi sah yang bisa mengubah peluang Anda. Itu memang disengaja.
Tujuan aslinya adalah pengajaran moral, bukan persaingan: papan mengajarkan bahwa kebajikan (tangga) mengangkat Anda dan keburukan (ular) menjatuhkan Anda.
Ia permainan papan pertama yang bagus untuk anak kecil — mengajarkan pengenalan angka, berhitung, dan bergiliran tanpa perlu taktik apa pun.
Satu-satunya "patokan" adalah kesabaran: karena Anda harus mendarat tepat di 100, kelebihan akan memantulkan Anda mundur, jadi beberapa kotak terakhir bisa memakan waktu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara bermain Ular Tangga?
Pemain bergiliran melempar dadu dan maju sebanyak itu di papan bernomor. Mendarat di kaki tangga untuk naik, mendarat di kepala ular untuk turun, dan berlomba menjadi yang pertama mencapai kotak ke-100.
Apakah ada strategi dalam Ular Tangga?
Tidak — ini permainan keberuntungan murni. Setiap langkah sepenuhnya ditentukan dadu, tanpa pilihan. Itu disengaja: permainan aslinya soal takdir dan moral, bukan taktik.
Apa asal-usul Ular Tangga?
Ia berasal dari India kuno sebagai Moksha Patam atau Gyan Chaupar, permainan kebajikan dan keburukan, lalu diadaptasi di Inggris dan Amerika Serikat, tempat ia dijual sebagai Chutes and Ladders.
Apa yang dilambangkan ular dan tangga?
Dalam permainan India asli, tangga melambangkan kebajikan yang membawa pemain naik menuju pembebasan spiritual, dan ular melambangkan keburukan yang menurunkannya.
Bagaimana cara menang Ular Tangga?
Anda menang dengan menjadi yang pertama mendarat tepat di kotak ke-100. Jika lemparan Anda melewati 100, Anda "memantul" mundur sejumlah kelebihannya dan harus mencoba lagi di giliran berikutnya.
Apa nama Ular Tangga di India?
Ia dikenal sebagai Moksha Patam, Gyan Chaupar, Vaikuntapali (Telugu), dan Paramapadam (Tamil).